Dia Yang Tangguh

image

Pagi menjelang siang itu jam dinding menunjukkan pukul 10:30, waktu dimana seharusnya dia bersiap-siap melakukan rutinitas hariannya menjemput anak keduanya yang masih duduk di bangku sekolah tingkat TK.

Namun hatinya gundah gulana disebabkan cuaca kurang bersahabat, langit begitu gelap dan memuntahkan berton-ton air ke bumi yang mengakibatkan genangan air dijalan-jalan utama di kompleks perumahan dimana dia tinggal bersama ketiga anak dan suaminya tercinta.

Dan ternyata genangan-genangan air itu bukan genangan seperti biasanya.

 


Ya....

Genangan air itu berubah seketika menjadi BANJIR....
Genangan air itu seakan mengamuk dan merangkak naik sampai nyaris menyentuh batas lutut orang dewasa dan terus merangkak naik entah sampai batas mana lagi...

Tambah kalut dan bingunglah pikirannya...

Kalut karena hujan yg tidak kunjung reda dan bingung karena banjir serta tidak tahu apa yang musti diperbuatnya.

Sementara diujung sana si anak yang seolah tidak mengerti keadaan ibunya, sedang asyik bercanda hahahihi dengan sebayanya dan bersiap-siap untuk pulang mengakhiri aktivitas sekolahnya.

Selama kurun waktu 30 menit diantara pukul 10:30 sd pukul 11:00, dia berulangkali menelpon suaminya ditempat yang berbeda diruangan kantornya yang nyaman untuk meminta penguatan.

Ditengah keseriusan menelphon suaminya itu, dia dikagetkan oleh suara jam yang berdentang 11 kali, yang lantas menghentikan sebentar pembicaraan dengan suaminya dan melakukan sedikit longokan keluar rumah dengan handphone tetap tergantung ditelinganya...

"Ayah... hujannya mulai reda aku berangkat bersepeda saja, khawatir mogok kalo montoran..."

Katanya semangat penuh keyakinan.

"Lah.. Terus si bontot gimana??

Balas si suami diujung telephone, menguji semangat keyakinan istrinya.

"Biar kubawa pake boncengan anak, disangkut di depan sepeda.... disangkutkan distangnya...."

Jawabnya mantap.

++++++++++++++++++++++

Jam menunjukkan lewat pukul 12:00 siang ketika dia mulai memencet tuts qwerty hapenya dengan jari putihnya yg masih terlihat basah dan berkerut karena dingin.

"Halo sayang gimana tadi...??"

Getir terdengar diujung telphone suara suaminya yg tampak khawatir dan berharap akan sampainya berita baik kepadanya.

"Subhanallah Ayah.... Tadi itu airnya luar biasa tinggi.... Ban roda sepedaku hampir tenggelam seluruhnya.... Airnya itu hampir menyentuh kaki si bungsu di boncengan anak.... Kakiku sampai tenggelam Yah, jadinya aku menggowes dengan tenaga ekstra karena beban aku, si bungsu, si abang yang berada diboncengan belakang dan beban arus air banjir itu.... Alhamdulillahnya gak ujan tadi...."

Bak desingan peluru dia melaporkan kejadian heroik yang baru saja dilaluinya kepada suaminya diujung sana.

"Aku capek Yah...."

Dia menutup pembicaraan telephone dengan lirih dan sedikit gemetar yang ditahannya selama pembicaraan itu.

Sementara sang suami diujung telephone didalam ruangan kantornya yang hangat dan nyaman tampak diam terpaku.

Pikirannya berkelebat hebat terbang menuju lokasi banjir yang baru saja dilalui oleh istri dan dua anaknya dengan bersepeda.

Terbayang dipelupuk matanya seorang wanita berjilbab menggowes sepeda berpenumpang satu orang batita di boncengan anak didepan stang dan satu orang anak TK dibonceng dibelakangnya, berusaha mengarungi banjir menantang arus didepannya dan arus yang bergerak liar disekelilingnya,  sepeda itu berikut ketiga penumpangnya bergetar dan bergoyang diterpa arus banjir....


Demikian Adanya
~TheEnd~

*BasedOnTrueStory*

Teruntuk Istriku tercinta dan para Istri2 yang turut mengalami perjuangan itu, InsyaAllah perjuanganmu tidak akan sia-sia....


Salam Hangat,
@ludwinardi | 313FE116

 

*Sumber Gambar : nathiq.blogspot.com


4 Komentar
image

Mon, 21 Jan 2013 @11:36

ekonov

wah, terkena banjir juga pak.. sabar pak..

image

Mon, 21 Jan 2013 @17:24

Ludwi Winardi

Iya inih Mase....
tapi untungnya gak sampai kelebon omah sih....

*Alhamdulillah

image

Sat, 26 Jan 2013 @17:38

ekonov

wah, nanti nek acara jakarta pesta wirausaha pak lud ikutan juga kan,,? mau cari temen bareng kesana, apa disana masih banjir.. acaranya jadi kan yak..?

image

Mon, 28 Jan 2013 @08:15

Ludwi Winardi

Ikutan juga kok Mase.....
Jadi tho.......mosok sdh diworo-woro sedemikian membahana dan menggelegarnya gak jadi.....

Tenang sahaja pokok e aman dah....

Salam,
@ludwinardi


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+1+2

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors