Game, CD Film Dan Anak Kita

image

 

Pastinya kawan pernah merasakan gemas sangat bilamana mengetahui pada saat liburan sekolah melihat anak2 kita dengan asiknya bermain sangat intim dengan Game bahkan menghabiskan seluruh waktunya didepan TV mengulang-ulang CD Film kartun yang menjadi favoritnya.

Itu juga yang Sy rasakan beberapa waktu lalu menyaksikan kedua anak Sy (Si Abang 7 thn & Si Ganteng 6 thn) begitu asiknya dengan kedua media itu. Pada awalnya hal itu tidak menjadi masalah karena Sy dan anak2 telah menyepakati aturan mainnya, namun yg menjadi masalah adalah ketika liburan sekolah lalu anak2 menghabiskan waktu dirumah Eyangnya, jelas kontrol aturan main menjadi longgar sangat bukan, hal itu berefek ketika anak2 kembali kerumah dengan membawa kebiasaan dari rumah Eyangnya, dan gemasnya lagi ketika kita mengingatkan kembali aturan main yg sebelumnya telah disepakati, mereka lantas membandingkannya dgn kondisi dirumah Eyangnya...

"Aahhh... Sama Ayah mah gak enak, enakan sama Eyang Kakung..."

Begitulah kira2 jawabannya...
gemas bukan....

Namun bukan juga lantas kita menyalahkan orang tua kita yang terlalu longgar kepada cucunya, tapi kita sendiri sebagai orang tua yang dituntut selalu kreatif mencari strategi baru.

Nah...

Sore itu jadilah anak2 Sy bujuk untuk menerima permainan lain selain Games & CD Film. Setelah timbang sana timbang sini (termasuk pertimbangan dana dikantong tentunya...:D) sepakatlah kami bertiga untuk membeli Papan Catur...

Sebenarnya ada beberapa pilihan yang layak kami dipertimbangkan pada waktu itu a.l permainan Scrable, Monopoli, Karambol dan ular tangga, namun entah mengapa Abang si sulung lebih memilih catur sebagai mainan barunya (belakangan Sy tau bahwa disekolahnya permainan otak catur ini sedang ngetrend-ngetrendnya).


para calon GMI sedang asyik masygul dengan papan caturnya

(Para calon GMI sedang asyik masygul)

 

Dan sodara-sodara bagaimana dampaknya kemudian....??

Terhitung sejak sore di hari Minggu yang sejuk itu, setelah kami sama-sama bawa pulang papan catur baru itu sampai dengan tulisan ini dibuat, setiap harinya sepulang Saya dari pekerjaan, Si Abang selalu saja penasaran untuk menantang Saya tanding catur, mungkin juga karena sudah bosan karena selalu menang melawan adiknya Si Ganteng kali yah...

Dan ketika Saya pulang larut malampun Si Abang setia menantang Saya bertanding catur....

Setiap hari diwaktu sore/malam...
Ya hampir setiap hari....


Ayah....!!! Ayook maen catur laagiihh....!!!
(Ayaahhh...!!! Ayok maen catur llaaggiihhh...!!!)


Jadi penasaran juga Sy dibuatnya menerawang memikirkan jawaban atas pertanyaan:

'sampai tantangan keberapa ya kiranya tanding catur dengan si abang ini membuahkan kemenangan bagi dirinya??'


Demikian Adanya
~TheEnd~

Salam Sayang Keluarga,
@ludwinardi | 313FE116
www.ludwinardi.com

 

**Sumber Gambar: hassancollege.blogspot.com & Koleksi Pribadi**


3 Komentar
image

Sat, 2 Feb 2013 @12:58

ekonov

wah.. mantabs pak, untuk anak sy baru 7 bulan, blm paham main game, ada juga mainan buat di lomot2.. smuaaa masuk mulut.. hehe.. salam kenal dari anak saya pak..

image

Tue, 5 Feb 2013 @08:34

Ludwi Winardi

Hihihihihi.....

Memang dunia anak itu kadang lucu menggemaskan kadang juga menuntut kesabaran ya mase.....

*Jadi pingin punyak lagih....#eh...

Salam,

image

Thu, 7 Feb 2013 @12:16

wisnu

Palugada.......muangtabs....xixixi....


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+1+0

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors