Blogger; Broker dan Brother | Sharing dari @ekojune

image

Menjadi member beberapa milis bisnis maupun umum dan beberapa menjadi moderatornya menjadikan saya memahami alasan mengapa suatu milis terlihat lebih ramai, baik dalam berinteraksi, berkomunikasi dan bersinergi. Mengapa milis begitu 'hidup' dengan diskusi, tempat untuk bertanya, tempat untuk berbagi, tempat untuk memberikan informasi, tempat untuk belajar dan sebagainya. Alasannya menurut saya karena didalamnya ada banyak sekali member yang seorang blogger, berjiwa broker dan bersikap brother.



Blogger

Namanya juga milis, yang berbasis pada tulisan, maka sudah tentu posting tulisan menjadi hal yang penting. Apa gunanya milis jika jarang atau bahkan tidak ada yang posting. Atau yang posting hanya ownernya atau segelintir orang yang itu2 saja atau hanya sekali2 dan itupun iklan saja. Maka memiliki banyak member yang gemar menulis atau istilahnya blogger, menjadi  suatu keharusan. 

Menjadi blogger itu bukan sesuatu yang 'wow' dalam artian bagus tulisannya bak seorang jurnalis, artikelnya dimasukkan dalam majalah/koran dan lainnya. Menjadi blogger adalah yang suka dan berani menuliskan apa yang telah, sedang dan akan dialami, dipikirkan dan disetujui. Suka berbagi, rajin nulis, rutin mengupdate blognya, jangan sampai dibilang blogger pingsan. Tidak peduli gaya bahasanya seperti apa, tidak peduli apakah akan mendapatkan tanggapan/komentar, tidak penting untuk dianggap penting. 

Saat ini, dimana dunia intenet menjadi semakin penting dan inbond marketing menjadi pilihan yang baik maka kehadiran blogger ikut menjadi penting. Banyak perusahaan terkemuka yang mengundang blogger saat launching perdana produk dengan harapan mendapatkan review dari para blogger tersebut. Hal mana nanti akan menjadi perbincangan di internet, mampu meningkatkan brand awareness, memposisikan web di halaman 1 pencarian dsb. 

Beruntung sekali jika suatu komunitas atau perusahaan memilki banyak blogger yang selain bagus tulisannya dan rajin membuat review, suka memberi komentar dan berdiskusi.


Broker

Seorang broker akan memiliki mind-set 'menjual' atau sales. Karena sejatinya kita adalah seorang sales, tidak perlu malu dibilang sebagai mclaren, apapun status dan profesi kita. Entah sebagai produsen/frenchisor, sebagai reseller, sebagai konsultan dsb. Kita menyediakan/menghubungkan suplay dengan demand, titik. Entah kita sedang menjual produk atau jasa, atau kita sedang menjual diri dalam pengertian membangun personal brand, yang penting bagi pengenalan siapa kita, apa usaha kita, apa yang bisa kita berikan dalam bentuk manfaat.

Bagi milis bisnis, tentu saja mind-set sales ini menjadi lebih penting lagi. Sebagus apapun produk atau jasa kita, sebaik apapun pelayanannya, sestrategis apapun lokasinya, sehebat apapun idenya, tidak akan berbunyi, dikenal secara luas dan berkembang, jika tidak ada mind-set penjual yang berkesimambungan. Memanfaatkan hari diperbolehkannya iklan, selalu membalas dan memberi komentar serta pendapatnya sambil menampilkan signature yang sesuai, story telling, adalah beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai broker.

Jika ia juga seorang blogger maka ia mampu membuat tulisan yang sebenarnya sedang membuat personal branding. Atau mampu membuat sebuah story telling yang sebenarnya berisi promosi dari usahanya secara halus sekali, sehingga orang tidak akan terasa akan promosinya, soft selling skillnya tinggi.


Brother

Kedua hal diatas tidak akan terjadi jika seorang member milis tidak menganggap milis sebagai sebuah rumah. Menganggap sesama penghuni 'rumah' sebagai saudara, atau teman. Sehingga ia mampu memberikan sharing yang bermanfaat. Berpikiran positif dan terbuka sehingga memberikan aura yang juga positif di milis serta bijaksana dalam menilai suatu perbedaan pendapat.

Tanpa bermaksud mengesampingkan sister yang memiliki pengertian sama, maka menjadi brother juga artinya mau berkontribusi dan berpartisipasi baik dalam interaksi di milis maupun secara offline/kopdar. Suka mendatangi acara2 yang diadakan dalam rangka silahturahim dan menjalin networking. Aktif menjadi panitia dan pengurus jika diperlukan. Berprinsip 'give and give' dengan menyerahkan urusan 'take' kepada Dia. Siap berbagi, memberi tanpa motif, mau memaklumi kondisi saudaranya yang sedang mengalami kesulitan dsb.

Ciri berikutnya, milis akan juga berisi kegiatan2 yang bersifat sosial dikarenakan adanya member2 bersifat brother mencetuskan kepeduliannya. Ia peduli terhadap kondisi sosial, ia cepat tanggap terhadap kebutuhan orang lain yang posisinya lemah, ia siap turun tangan menjadi aktifisnya dan mengurus segala sesuatunya agar terlaksana. Jika ia seorang blogger maka ia juga akan menulis hal2 terkait sosial, spiritual dan kehidupan.

Maka lengkap sudah jika suatu milis memiliki banyak member berkategori demikian. Dijamin milis akan hidup dan interaksi tidak hanya terjadi di milis tapi juga pada kegiatan offline.

Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

Wassalam

 

Salam Pembelajar,

@ludwinardi | WA 0888 0831 6579

http://ludwinardi.com

 

NB: Copy paste sesuai aslinya disini


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar