Jalan Sukses

image

 

Menjadi kaya adalah wajib bagi seseorang, hal ini inline dengan diwajibkannya seseorang untuk berzakat.

Bagaimana kita mau berzakat secara rutin dan semakin membesar besaran zakatnya bilamana kita tidak mampu secara ekonomis, disinilah penjelasan menjadi kaya adalah wajib menemukan titik terangnya.

Lantas kemudian bagaimana agar menjadi kaya??

Banyak cara dan ragamnya seseorang untuk menjadi kaya dan sukses secara duniawi, tinggal pandai-pandai seseorang itu memilih dan memilahnya.

Mau jalan baik atau jalan buruk, lambat atau cepat, semua ada terbentang jalannya dengan konsekwensinya masing-masing.

Pilhan jalan telah ada, tinggal kendaraan / profesi apa yang akan kita pilih untuk membawa kita mengarungi jalan sukses itu.

Sejarah orang sukses kaya berkelimpahan dari jaman kenabian sampai dengan zaman modern sekarang ini membuktikan bahwa kendaraan/profesi sebagai pedagang/pengusahalah yang kemudian dipilih oleh orang-orang berhasil tersebut untuk mengarungi jalan kesuksesannya, sehingga menghantarkan orang-orang tersebut menjadi orang kaya.

Jalan sudah kita pilih, kendaraan sudah kita tetapkan, syarat berikutnya adalah bagaimana kemudian kita mengisi amunisi / bahan bakarnya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa bahan bakar kendaraan yang akan membawa kita menjadi kaya dan sukses adalah utamanya bukan modal dan materi an sich, namun yang pertama dan utama adalah niat dan keinginan.

Ya... Seberapa besar niat dan keinginan itulah yang kemudian mendorong kita menapaki jalan sukses dan kaya berkelimpahan kita.

Dan pastinya perjalanan itu tidak mulus dan mudah, namun penuh lubang dan berliku. Kadang kita perlu berhenti sejenak untuk istirahat kadang juga kita harus mengisi kembali bahan bakar kita untuk memperbaharui (baca: menyemangati) kembali niat dan keinginan sukses kita.

Itulah usaha-usaha kita menuju jalan sukses berkelimpahan kita, lantas adakah syarat lainnya??

Yep... Betul...

Syarat terakhir adalah Do'a... ya Do'a, karena disinilah wilayah Sang Pencipta membantu mendorong jalan sukses kita.

Do'a yang saya maksud disini tidak hanya do'a dalam arti harfiah 'berdo'a' saja namun lebih dari itu adalah seberapa besar kedekatan kita kepada Sang Pencipta.

Dan faktor terakhir ini tidak kalah pentingnya dengan faktor lainnya, tidak juga hanya penjadi faktor pelengkap saja karena sesungguhnya kesuksesan seseorang itu didapat dari kesempurnaannya menjalankan nilai-nilai agamanya.


DemikianAdanya
~TheEnd~

Salam Sukses dan Berkah,
@ludwinardi | 313FE116
www.ludwinardi.com

 

- SumberGambar: dreamstime.com


1 Komentar
image

Thu, 23 May 2013 @19:53

Agus Budiarto

Katanya jika orang mau kaya harus zakat. Bagaimana mau zakat jika miskin, hanya orang kaya yang bisa zakat. Jadi orang kaya bisa zakat akan tambah kaya, sedangkan orang miskin tidak bisa zakat akan tetap miskin?


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors