Efek Serius Daging Kambing

image

Entah kenapa selepas Hari Raya Iedul Adha waktu lalu banyak sekali orang-orang kemudian berbondong-bondong mengadakan hajat pernikahan, apakah ini hanya kebetulan atau ada maksud lain terkait nilai yang terkandung dalam makna qurban yang dapat dihubungkan dengan penyelenggaraan hajat nikah, saya juga tidak mengerti bagaimana hubungan relevansinya.

 

Dan ternyata fenomena inipun tidak hanya dirasakan oleh saya, namun juga dirasakan oleh beberapa teman yang pernah saya ajak ngobrol terkait dengan banyaknya undangan nikah akhir-akhir ini.

 

Dan ketika memikirkan fenomena yang sangat unik itu pikiran saya terbang jauh membayangi wajah seekor kambing, ya... para kambing-kambing yang merupakan salah satu hewan ternak yang disyariatkan menjadi hewan yang turut diqurbankan dalam ritual perayaan Iedul Adha yang baru saja kita lewati bersama.

 

Berdasarkan pertimbangan sederhana tersebut, bolehlah kiranya kita diskusikan bersama asal muasal dasar pemikiran terkait adanya  fenomena banyaknya pernikahan yang diselenggarakan paska perayaan Iedul Adha dengan ritual ibadahnya yang berupa penyembelihan hewan qurban itu, adapun dalam hal ini fokus utamanya adalah penyembelihan qurban kambing.

 

Kenapa kemudian fenomena ini sangkut pautnya melibatkan kambing??

 

Jadi begini jalan ceritanya sodara-sodara...

 

Selain hewan sapi, kambing masih menjadi primadona dan pilihan masyarakat Indonesia dalam rangka melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada perayaan Iedul Adha, maka berdasar hal tersebut dapat kita bayangkan betapa berlimpah rumahnya stok daging kambing dikantong-kantong tempat tinggal dan pemukiman masyarakat utamanya didaerah perkotaan.

 

Nah akibat selanjutnya dari berlebihnya stock daging kambing ini adalah adanya  potensi penyebaran 'virus' afrosidiak ditengah-tengah masyarakat terutama dikalangan masyarakat muda yang memiliki semangat keinginan menggelora dan tinggi dalam hal apapun dalam kehidupannya.

 

Apa itu 'virus' afrosidiak, kita bisa sama-sama temukan informasinya secara gamblang dan detail melalui media-media yang ada didunia maya maupun lainnya baik yang berkaitan dengan dunia medikal kesehatan maupun tidak. Secara sederhana efek dari 'virus' afrosidiak dapat terjangkit kepada siapapun tanpa kecuali, namun ia lebih efektif bekerja secara aktif terhadap kaum golongan muda, yang mana titik penyerangan 'virus' ini adalah pada stamina dan gairah keinginan yang lebih besar dan menggebu terhadap lawan jenis.

 

Walaupun masih menjadi perdebatan antara mitos dan fakta yang terjadi dilapangan, bagi sebagian kalangan daging kambing dipercaya sebagai salah satu sebab munculnya 'virus' afrosidiak yang sangat berbahaya bila lepas kontrol kendali korban yang telah terjangkitinya. Seorang ahli gizi, pernah mengatakan bahwa daging kambing memang sudah sejak lama dipercaya mempengaruhi libido, sebabnya, daging kambing mengandung zinc atau seng yang bermanfaat meningkatkan jumlah sperma serta memicu otak untuk menghasilkan hormon testosteron maupun progesteron.

 

Daging kambing memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan daging sapi atau lainnya. Adanya perbedaan kandungan lemak ini membuat daging kambing terasa lebih ringan, dan tidak memaksa liver untuk bekerja lebih keras. Kerja liver yang lebih ringan akan membuat metabolisme tubuh meningkat sehingga menimbulkan efek perasaan lebih nyaman, termasuk didalamnya adalah perasaan nyaman untuk urusan bercinta.

 

Selain itu daging kambing akan terasa lebih panas bila berada dalam tubuh, sehingga efek simultannya adalah perasaan nyaman dalam tubuh untuk berbuat seperti telah diurai pada paragraf sebelumnya diatas.

 

Apakah kemudian uraian diatas dapat menjelaskan fenomena maraknya penyelenggaraan pernikahan paska peringatan hari raya Iedul Adha??

 

Mari kita sama-sama buktikan kebenarannya malam jum'at nanti :D***

 

 

Salam Embee...!!!
@ludwinardi | BB 313FE116 | WA 0888 0831 6579
PH 0852 2614 9414 | http://ludwinardi.com

 

***Peringatan Pemerintah: Anjuran ini hanya untuk kalangan terbatas dan tidak untuk dikonsumsi oleh para jombloawan dan joblowati

 

#Ilustrasi: internet

 


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+4+6

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors