Makna Hijrah

image


Kebetulan kami (terutama istri) sangat konsern dengan pemenuhan buku bacaan untuk anak-anak kami dirumah, walaupun sebenarnya tidak terlalu hobby benar dengan bacaan, istri saya terkadang memohon secara paksa kepada saya agar dipenuhi keinginannya membeli buku untuk anak-anak, terutama yang bertemakan keislaman, moral dan akhlaq.

 

Awalnya segala keinginan membeli buku itu bisa terpenuhi tanpa kendala, namun menjadi sangat tidak masuk akal dikantong ketika angka proposal pembelian buku itu mencapai nilai jut-jutan...

 

Namun karena keinginan kuat dan terus menerus melancarkan rayuan dan pemahaman bagaimana pentingnya bacaan bagi anak-anak, pada akhir puncaknya sayapun menyetujui proposal yang tidak masuk akal dikantong itu dengan menyepakati terms and condition yang ada alias nyicil bin ngutang.

 

Sementara ini memang pembiasaan hobby positif membaca itu mulai terlihat ketika Abang si sulung selalu memegang buku atau majalah diantara selingannya dia bermain dan beraktivitas. Bahkan kebiasaan itu biasa dilakoninya dilingkungan sekolah ketika waktu istirahat dimana ia selalu menyempatkan diri mengunjungi perpustakaan sekolah.

 

Berdasar pengakuannya, Si Abang lebih menyukai tema sejarah nabi, tema kesehatan dan yang berikutnya adalah tema olahraga sepak bola dalam buku komik manga Jepang yang banyak disukai anak pada umumnya.

 

Tak mengherankan Si Abang menyukai sejarah Nabi karena memang koleksi bukunya dirumah dominan bertemakan tentang itu, bahkan Si Abang pernah berucap keinginannya untuk menjadi ahli sejarah Islam kelak dikemudian hari.

 

Dan yang membuat senang sekaligus geli adalah ketika sore Senin lalu yang merupakan hari terakhir di Bulan Dzulhijjah, Si Abang melaporkan dengan bangganya kepada saya bahwa disekolahnya diadakan acara penyambutan Tahun Baru Islam dengan agenda nonton bareng film tentang keislaman dan disela-sela acara nonton bareng tersebut diadakan quiz bagi para siswa.

 

"Tadi pas kita lagi nonton film Al-Qomah aku jawab quiz dari Bu Titin dong Yah..." Si Abang sulung membuka percakapan Senin sore itu, selepas kita sekeluarga menyantap hidangan takjil puasa Senin-Kamis.

 

"Huuuu.... salah aja jawabnya...." Potong Abang Kedua yang sekonyong-konyong ikutan nimbrung dengan kami di dapur ditengah-tengah mendung pada sore itu, dengan intonasi sedikit memprovokasi.

 

"Memang Bu Titin tanya apa Bang di quiz itu??" Selidik saya bijak memecah provokasi Abang kedua...

 

"Bu Titin tanyak tentang Makna Hijrah Yah... terus karena Abang pernah baca tentang sejarah hijrahnya nabi, Abang jadi inget maknanya Yah...". Cerocos Si Abang dengan bangganya mencoba menjelaskan.

 

"Terus kamu jawab apa nak, pertanyaan dari Bu Gurumu itu??" Tanyak saya kembali dengan rasa penasaran.

 

"Jadi kalau kata buku Mute (Muhammad Teladanku-red), hijrah Nabi itu maknanya Nabi Muhammad pindah rumah dari Kota Makkah ke Kota Madinah Yah... eh terus masa pas Abang jawab begitu diketawain sama temen-temen sih Yah..." Si Abang Sulung dengan polos dan percaya diri menerangkan tanpa titik jeda dengan mimik serius keheranan, yang disambut senyum simpul saya dan istri saya didepan kompor tidak jauh dari tempat kami bertiga duduk berada.

 

 

---
Salam Semangat Hijrah...!!
@ludwinardi | BB 313FE116 | WA 0888 0831 6579
PH 0852 2614 9414 | http://ludwinardi.com

 

#Ilustrasi: Dokumen Pribadi


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+6+4

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors