#CURIGA

image

 

Belum lama ini kita digegerkan oleh sebuah berita yang sangat mencoreng kewibawaan kita sebagai sebuah negara berdaulat, untuk kesekian kalinya kita sebagai sebuah bangsa diinjak-injak oleh bangsa lain yang mengaku-ngaku sebagai tetangga dan sahabat dekat.

 

Tidak tanggung-tanggung, kelakuan licik dari seorang musuh yang mengaku sebagai sahabat itu langsung menusuk tepat pada jantung kesakralan sebuah negara, ya... aksi sadap yang dilakukan Oleh Australia itu dilakukan terhadap Presiden RI dan beberapa orang pejabat tinggi negara lainnya.

 

Dan ternyata kasus sadap menyadap antar institusi negara ini bukan sekali ini saja terjadi, sebelumnya sudah beberapa kali terjadi yang kemudian merembet pada ketegangan hubungan antar negara.

 

Dan lebih jauh, utamanya di Indonesia, kelakuan sadap menyadap ini menjadi trend dalam mencari-cari kesalahan orang lain atas dasar pemberantasan korupsi yang telah merajalela dan menggurita di negara ini. Acapkali lembaga yang berwenang terhadap pemberantasan korupsi ini mendapat applause panjang karena berhasil menyeret seorang yang diduga korupsi dengan bukti sadapan pembicaraan yang merupakan area private seseorang tersebut.

 

Dampak dari festival yang setiap harinya dipertontonkan dipanggung media publik oleh lembaga pemilik kewenangan itu serta didorong oleh industri media yang masif menjadikan permasalahan ini masuk kedalam ruangan terdalam rumah-rumah keluarga di Indonesia, namun dalam ruangan rumah keluarga Indonesia aksi sadap menyadap dan mencari-cari kesalahan yang ditelanjangi secara kolektif oleh lembaga terkait dan disupportdisupport industri media tersebut mengkristal menjadi sebuah nilai negatif yang maha dahsyat: #CURIGA!.

 

Ya... berita dan kabar itu terkonversi menjadi sebuah nilai saling curiga diantara anggota keluarga, saling tidak percaya diantara teman dan kolega kerja, hingga pada tataran lebih tinggi secara kenegaraan rasa saling curiga dan tidak percaya menghinggapi para pimpinan negara ini.

 

Semoga kita dan keluarga sebagai lingkup terkecil tidak memberikan kontribusi negatif bagi maju dan berkembangnya negara ini dan semoga kita dan keluarga terhindar dari kisah tragis tentang kecurigaan dalam keluarga seperti dikisahkan sbb:

 

Dikisahkan, sepasang suami-istri sedang beradu mulut dengan hebatnya. Penyebabnya, si suami menemukan foto laki-laki lain di dompet sang istri, peristiwa menyebabkan munculnya perasaan curiga yang maha dahsyat yang meliputi sang suami.

 

Dengan nada marah si suami berkata, “Kamu itu tega ya, baru satu tahun kita menikah kamu sudah berani selingkuh.”

 

Sambil menangis tersedu sang istri menjawab, “Sumpah mas, demi Tuhan saya tidak selingkuh. Saya sangat sayang sama kamu. Karena berkat kamu, hidupku menjadi lebih baik.”

 

Suami yang sudah diliputi emosi dan nyaris gelap mata itu berkata lantang kepada sang istri, “Ngomong gak selingkuh tapi di dompet kamu ada foto lelaki lain. Jangan jadi pembohong kamu!”

 

Tangisan istrinya menjadi semakin keras, dengan terisak karena menahan gemuruh tangis ia berkata, “Sumpah mas itu bukan selingkuhanku.”

 

“Kalau bukan selingkuhanmu terus siapa foto lelaki dalam dompetmu ini?!” bentak sang suami seraya menunjukkan foto lelaki yang tidak dikenalnya dalam dompet istrinya.

 

Dalam isak menahan deras tangisnya, sang istri yang berparas cantik itu lantas menjawab, “Mas, foto di dalam dompet itu adalah foto diriku sendiri. Dulu aku laki-laki mas. Setelah saya ke klinik kulit dan kelamin saya berubah menjadi perempuan dan menikah denganmu serta hidup bahagia bersamamu mas!!.”

 

 

Salam Semangat #CURIGA!!
@ludwinardi | PH/WA 0852 261 49 414
http://ludwinardi.com

 

#Ilustrasi: Internet


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Tema Wadah Ide
Ide Teranyar
Filling Ide
Ide yang Dikomentari
SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors