Ilmu Tentang Sukses

image

Banyak kita dengar kisah manis tentang sebuah keberhasilan seseorang dalam mencapai jalan suksesnya, sebuah jalan panjang yang berliku yang penuh onak berduri ditengah perjalanannya. Namun tidak banyak diantara kita yang kemudian mendengar dan mengetahui bagaimana dibalik kisah sukses itu terdapat kisah sedih yang mengiringi perjalanan panjang sukses tersebut.

 

Padahal sebanding dengan kisah suksesnya, kisah kelam dalam perjalanan sukses itu juga menjadi mata pelajaran tersendiri bagi seseorang guna mengikuti keberhasilan kesuksesan tersebut, tidak bisa tidak kita meninggalkan satu sisi kelam dan bersandar pada sisi sukses lainnya, karena hal tersebut ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Jadi untuk menjadi sukses, berkacalah kita pada dua sisi pelajaran itu antara kisah sukses dan kisah kelam dibaliknya.

 

Tengoklah kesuksesan Steve Jobs dengan perusahaan Applenya yang berhasil merubah pola hidup manusia dimanapun berada, namun lihatlah pula bagaimana seorang Steve Jobs membangun itu semua dari sebuah garasi mobil kecil dirumah yang pernah disewanya, bagaimana kemudian dia pernah gagal dengan salah satu produknya serta bagaimana dia pernah dicampakkan keluar oleh perusahaannya sendiri.

 

Dapat dikatakan tiada masa kesuksesan tanpa melewati masa-masa kelam, sebagai ujian batu loncatan untuk prasyarat kenaikan kelasnya.

Apakah kemudian kedua ilmu tersebut cukup??

 

Nyatanya tidak...

 

Karena kedua mata pelajaran kisah sukses dan kisah kelam itu hanya menyentuh satu sisi kesuksesan saja, keduanya menginspirasi dan memberi semangat bagi pelaku calon suksesor, ia menjadi bahan bakar yang menimbulkan daya dorong yang maha dahsyat untuk maju kedepan meraih trophy suksesnya.

 

Diperlukan lagi ilmu tentang tujuan dan ilmu tentang cara mencapainya, guna melengkapi perjalanan sukses itu. Ilmu inilah yang kemudian menjadi guidance dan petunjuk arah kesuksesan dimasa mendatangi. Kita rancang tujuan sukses kita dimasa depan hari ini dan kemudian temukan cara dan jalan untuk melaluinya.

 

Tujuan yang kita rancang sebisa mungkin harus dapat melewati batas kesuksesan duniawi, tujuan itu selayaknya juga mencakupi kesuksesan akhirat yang jauh melewati ukuran batas-batas keduniawian yang sebenarnya adalah sementara. Tujuan tersebut juga seyogyanya mampu memberikan kontribusi kebaikan dan kebermanfaatan yang tidak hanya dapat dinikmati kita sebagai pelaku aktifnya, namun juga dapat berkontribusi dan bermanfaat bagi orang lain disekitar kita, baik pada lingkaran keluarga (keluarga inti dan keluarga besar) dan lingkaran masyarakat disekitar kita (tetangga, teman dan kelompok masyarakat lainnya).

 

Bagi sebagian pelakunya, ilmu tentang tujuan ini menjadi prioritas untuk ditetapkan dan dirancang diawal sebelum melangkah pada tataran action dan eksekusi. Pada proses inilah yang kemudian dapat memberikan, kepada kita para pelaku, sebuah gambaran besar peta jalan kehidupan menuju sukses dan keberhasilan. Ilmu tentang tujuan ini memberitahu kita kapan kita mesti berbelok kanan atau kiri bahkan ia mengusulkan kapan kita harus berbalik arah manakala jalan yang ditempuh ternyata tidak sesuai atau berhenti manakala diperlukan waktu mengevaluasi.

 

Dan kawan....

Ternyata sebaik-baik tujuan adalah menuju kepada keridhaan Allah SWT Sang Penentu Kesuksesan.

 

Selanjutnya adalah ilmu tentang cara, ilmu ini dapat diperoleh secara teoritik melalui ilmu yang spesifik menunjang, baik dari buku-buku teoritikal keilmuan maupun yang bersumber dari pangalaman para pelaku yang telah berhasil melalui tangga suksesnya yang kemudian menyusun rambu-rambu suksesnya berdasarkan pengalaman yang pernah dilaluinya melalui sebuah buku.

 

Ilmu tentang cara tidak lantas juga melabrak 'rule of the game' yang memang sudah ada tertulis maupun tidak tertulis diladang kesuksesan hidup itu. Seperti halnya gambar foto dalam sebuah bingkai foto, gambar foto itu dapat bergambar dengan berbagai rupa dan bentuk serta pola warna yang sedemikian menarik dan mencolok untuk menarik minat penikmatnya, namun tidak lantas gambar foto itu melewati batas bingkai yang memagarinya. Begitupun ilmu tentang cara menjadi sukses, apapun caranya dapat dilakukan guna mencapai kesuksesan hidup, namun cara ita tidak lantas melanggar rambu-rambu yang berlaku apalagi melanggar rambu agama.

 

 

---

Salam Semangat Sukses!!!
@ludwinardi | WA/PH 0852 2614 9414  
http://ludwinardi.com

 

#SumberGambar: Internet


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+6+9

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors