BENDERA

image

 

Mungkin Sultan Mehmed II kala itu tidak mengira bahwa pasukan Kesultanan Ottoman yang dikomandaninya mampu membobol benteng pertahanan Kerajaan Byzantium pada sisi benteng yang paling kuat dan sulit ditembus. Tidak main-main, benteng yang menghalangi Sultan Mehmed II dan pasukannya adalah benteng paling koloh pada masanya sepanjang usianya selama 10 abad.

Segala cara telah dilakuan oleh sebaik-baik panglima dengan sebaik-baik pasukannya ini untuk menembus benteng yang digdaya itu. Telah dicoba menembus melalui terowongan bawah tanah, melalui laut maupun melalui selat kecil bernama Golden Horn. Upaya ketiga ini memaksa Sultan Mehmed II dan pasukannya memindahkan 70 kapal perusaknya melalui jalan darat menuju selat Golden Horn dalam waktu hanya semalam, namun upaya itu gagal semua.

Sampai pada suatu waktu dimana sekelompok pasukan kecil Yeniseri berhasil memanjat salah satu sisi terkuat dari benteng tersebut dan kemudian mengibarkan bendera kesultanan dengan heroiknya. 

Sontak setelah mengetahui pengibaran bendera itu, Sultan Mehmed II dan pasukannya ibarat mendapat injeksi darah segar untuk bangkit dan kembali bersemangat untuk menghancurkan benteng tersebut. Hingga pada akhirnya benteng paling kukuh pada zamannya itu hancur pada sisi terkuatnya dan Sultan Mehmed II beserta pasukannya dapat menguasai wilayah kerajaan Byzantium yang paling strategis, Konstatinopel.

Cuplikan kisah kepahlawanan yang menyejarah tersebut terekam sangat apik dalam film Fetih 1453 garapan sutradara berkebangsaan Turki, Faruk Aksoy.

*****

Pada tahun 1945 dalam epik peperangan antara Amerika Serikat versus Jepang, sejarah kembali terulang. Client Eastwood menerakan fragmen ini dalam filmnya berjudul Falgs of Our Fathers. 

Dalam pertempuran yang sengit di Pulau Iwo Jima, pasukan gabungan Amerika seperti terhalang jalan buntu. Disamping medannya yang bergunung tak dikenali, keberadaan pasukan jepang yang bersembunyi sangat menyulitkan pasukan Amerika untuk merangsek masuk lebih dalam.

Adalah sepasukan kecil marinir Amerika yang kemudian berinisiatif untuk memuncaki Gunung Suribachi dan mengibarkan bendera Amerika diatasnya. Bendera yang berkibar dipuncak gunung itu tampak jelas terlihat oleh sekira 110.000 pasukan Amerika dibawahnya. Baik oleh pasukan yang berada di medan pertempuran darat maupun yang berada di dalam barisan kapal perang yang berjejer di pesisir Pulau Iwo Jima. Bahkan kabar pengibaran itu dengan cepatnya menyebar melalui media radio.

Prosesi pengobaran bendera itu, salah satunya, kemudian menjadi suntikan tenaga dan semangat baru bagi pasukan Amerika memenangi pertempuran sengit tersebut.

*****

Ketika terjadinya pengibaran bendera oleh pasukan Sultan Mehmed II dan pasukan Marinir Amerika, posisi pasukan mereka jauh belum mencapai kemenangan bahkan mungkin belum terbayang arahnya karena kesulitan medan juang. Namun dengan pengibaran bendera itu, mereka seperti sedang menciptakan kemenangan kecil.

Yaa, dengan sengaja mereka menciptakan sebuah simbolik kemenangan kecil dalam pertempuran. Simbol yang terbukti efektif mengangkat semangat juang para pasukan. Sinyal yang kemudian memompa nafas berlaga dalam medan tempur. Walau tidak dapat dipungkiri kondisi fisik pasukan dalam titik terlemah dan hampir putus asa.

Atributik kemenangan kecil itu dibutuhkan didalam berbagai Medan pertempuran. Bendera kemenangan-kemenangan kecil layak kita kibarkan dalam setiap diri sehingga semangat kejayaan tetap menyala di setiap sanubari kita. Kemenangan simbolis kecil itu juga bermanfaat guna memperpanjang nafas juang kita menghadapi berbagai ujian hidup. 

Dalam skup yang lebih besar juga berlaku kondisi ini. Dalam pilkada DKI misalnya. Secara fakta, ummat warga DKI Jakarta memang belum mencapai kemenangan besarnya. Namun kemenangan kecil yang terjadi pada pilkada putaran pertama lalu seolah menjadi sinyalemen bagi kemenangan besar ummat pada putaran berikutnya.

Insyaa Allah, semoga atas izin-Nya.

---
Salam Terbaik,


#Ilustrasi: Internet


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+2+9

SLINK

Komunitasku

Komunitas Blogger Bekasi

 

Visitors