Jalan Lurus

image

 

Mentemen mungkin masih ingat kisah mahsyur tentang Nabiyullah Ibrahim ketika hendak menjalankan salah satu perintah Robb Tuhannya. Kisah dimana Beliau AS diperintahkan untuk menyembelih anak kandungnya, Ismail AS. Anak kandung kesayangan yang telah lama dinanti-nantikan kehadirannya.
.
Dikisahkan ketika hendak menjalankan perintah itu, Ibrahim berjalan bersama anaknya Ismail menuju tempat dimana Beliau akan melaksanakan prosesi penyembelihan itu. Dalam perjalanan itulah kemudian Ibrahim dan Ismail digoda sedemikian rupa oleh setan untuk mengurungkan niat menjalankan perintah Tuhannya.
.
Hujan godaan yang beberapa kali membuat Ibrahim terhenti surut untuk melangkah. Tipu daya muslihat yang sekian kali membutuhkan penguatan dari Ismail yang menjadi teman perjalanan Ibrahim, agar ayahnya itu tetap terus melangkah melaksanakan apa yang telah diperintahkan Robbnya.
.
Sebagai awam, Saya melihat kisah itu adalah sebagai perlambang bagaimana sulitnya bagi kita untuk tetap berjalan lurus dan istiqomah menuju perintah Robb kita. Akan selalu ada saja godaan yang, bahkan, dengan sangat halus tanpa sadar membuat kita terhenti dan berbelok menjauh dari niatan dan tujuan kita.
.
“Berjamaahlah!” Begitulah bunyi nasihat salah seorang ustadz suatu ketika. “Carilah temanmu dalam jalan lurus itu, teman yang memang bertujuan sama denganmu, seperti halnya Ibrahim yang dibersamai Ismail anaknya!” Ustadz itu mengakhiri nasihatnya.
.
.
Salam Terbaik,
@ludwinardi

 


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Tema Wadah Ide
Ide Teranyar
Filling Ide
Ide yang Dikomentari